7 Keajaiban Dunia, Borobudur Tidak Termasuk?
7 Keajaiban Dunia, Borobudur Tidak Termasuk? - Heboh Candi Borobudur tidak masuk 7 Keajaiban Dunia versi surveying sebuah yayasan di Swiss New Open World Corporation (NOWC).
Pengkaji Pelestari Balai Konservasi Borobudur, Brahmantara, tidak mempersoalkannya. Kenapa?
Brahmantara menyebut ada hal yang lebih penting dari 7 Keajaiban Dunia dan berhasil disabet Candi Borobudur yakni penetapan dari UNESCO.
Sedangkan 7 Keajaiban Dunia itu hanya surveying.
"Tentang 7 Keajaiban Dunia itu kan surveying media. Kalau yang terkait dengan pengelolaan Candi Borobudur sebagai warisan dunia itu adalah penetapan dari UNESCO.
Yang penting yang penetapan ini," customized structure Brahmantara, dilansir detikTravel, Minggu (17/7/2022).
Diketahui, 7 Keajaiban Dunia atau 7 Wonders of the World merupakan daftar yang dibuat oleh sebuah yayasan di Swiss New Open World Corporation (NOWC) lewat surveying.
Kampanye itu dimulai sejak 2000 dan diumumkan pada 2007.
Surveying itu dibuat setelah menimbang 7 Keajaiban Dunia yang disusun sebelumnya hanya menyisakan bangunan Piramida Giza. Pemilihan 7 Keajaiban Dunia yang baru itu disambut antusias.
Surveying itu diikuti hingga 100 juta electors.
Borobudur (Magelang) dan Sawah Terasering Tegallalang (Bali) masuk nominasi. Tetapi, dua destinasi wisata unggulan Indonesia itu tidak terpilih.
Berikut 7 Keajaiban Dunia yang terpilih dari New Open World Corporation:
- Colosseum Italia
- Tembok Besar China
- Petra Yordania
- Machu Picchu di Peru
- Taj Mahal India
- Patung Kristus Penebus di Brasil
- Chichen Itza di Meksiko
UNESCO tetapkan Borobudur warisan budaya dunia
Sementara itu, Borobudur sudah ditetapkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 1991.
Borobudur adalah salah satu monumen Buddha terbesar di dunia dan dibangun antara abad ke-8 dan ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra.
Di samping itu, compositions pembuatannya sendiri sudah merupakan keajaiban dari sisi ilmiah, terutama di zaman itu.
Candi Borobudur disusun menggunakan teknik penguncian (interlock), yaitu teknik yang mirip puzzle jigsaw.
Hal ini bisa dilihat pada susunan batu candi pada bagian bawah dan pintu gerbang.
Jadi, bagian batu yang akan disusun sudah dibentuk sedemikian rupa agar bisa disusun dengan teknik penguncian.
"Secara teknis sambungan itu sudah menggunakan sistem interlock. Jadi tipe sambungan itu semuanya tersistem dengan baik.
Arsitek maupun engineer di masa itu sudah mempertimbangkan beberapa teknik kuncian," sebut Brahmantara dalam kesempatan sebelumnya.
Sedangkan pemilihan 7 Keajaiban Dunia tidak ada kaitannya dengan UNESCO.
Sumber: detik.com

Posting Komentar untuk "7 Keajaiban Dunia, Borobudur Tidak Termasuk?"